Reaksi News

ITJA Siap Bersinergi dan Dukung Dunia Kepariwisataan

Oleh Ferry Ardiansyah

Sektor kepariwisataan merupakan bidang yang cukup potensial untuk memberikan kontribusi terhadap pemasukan bagi negara, untuk itu, sektor ini harus dikelola dengan optimal dan profesional.

KOTA Bandung merupakan salah satu destinasi favorit bagi para pelancong domestik maupun dunia. Wajar, soalnya kota berjuluk Parijs van Java ini banyak menawarkan objek wisata yang menarik dan unik.

Menyikapi hal tersebut, perlu adanya sinergitas dari berbagai elemen, baik dari pihak pemerintah, swasta, maupun dari organisasi kepariwisataan. Bagaimana tidak, semua elemen tersebut akan bersama-sama bergandeng tangan bersatu demi memajukan kualitas dan strategi kepariwisataan di Tanah Air.

Termasuk menyatukan berbagai unsur bidang pemasaran terkait kepariwisataan dan menyelaraskan strategi bersama terkait kepariwisataan.  Tak ketinggalan pula unsur wartawan sebagai sosial kontrol juga ambil bagian dalam mengisi peran dan fungsinya, bahkan dipandang menjadi kekuatan baru dalam memajukan kepariwisataan di Bandung dan sekitarnya.

Media dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam melakukan langkah strategis membangun dan mempromosikan serta memajukan kepariwisataan di Tanah Air.

Atas dasar itulah, sehingga lahir pembentukan Indonesian Tourism Journalist Associataion (ITJA) yang rencananya dideklarasikan dihadapan para pelaku kepariwisataan di kegiatan Penganugerahan Bandung Awards 2017.

“Pembentukan ITJA sendiri untuk memperlihatkan kekuatan peranan wartawan yang tergabung dari berbagai media yang konsen pada dunia kepariwisataan, khususnya di Bandung Raya. Di antaranya, Metropolitan Bandung Raya meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi dan daerah di sekitarnya,” ujar GM Jack Tour & Travel Jack Fabrian Rusdi sebagai penggagas ITJA sekaligus juga Pendiri Bandung Award di Hotel Grand Pasundan Bandung.

Ke depan, sambung Jack, para pengurus ITJA akan diisi dari orang-orang profesional yang bergerak di bidang pariwisata, serta profesi wartawan yang memiliki visi dan misi yang sama dalam membangun kepariwisataan.

“Bandung ini memang mempunyai daya tarik tersendiri. Bahkan, saya istilahkan sebagai ‘kotamagic’, dalam artian segala sesuatu tentang Bandung mempunyai daya tarik tersendiri, sehingga memaksa wisatawan untuk datang dan datang lagi ke Bandung

Namun demikian, Jack menilai, dunia pariwisata Kota Bandung beserta pernak-perniknya, masih banyak yang luput dari perhatian pers, sehingga belum terekspose secara optimal.

Nah, demi meningkatkan usaha pariwisata Kota Bandung, menurut Jack, perlu ada sinergi antara pelaku usaha pariwisata dengan awak media. Alasan itu, pula yang mendorong Jack untuk mengumpulkan para awak media di Kota Bandung untuk membentuk ‘wadah’ bernama ITJA.                                                                                                                                                                  “Dibentuknya wadah bernama ITJA ini untuk menghimpun awak media yang konsen terhadap dunia pariwisata se Bandung Raya,” ungkap Jack selaku inisiator ITJA. Ruang lingkupnya tak hanya lokal saja, namun harus global.

“Dengan adanya organisasi ini, ke depan akan banyak event pariwisata yang tersosialisasikan dengan mudah lantaran diakses oleh media yang tergabung dalam ITJA, sehingga dunia pariwisata kian menggema,” jelasnya.Ia menambahkan, ITJA akan dikelola oleh orang-orang profesional di bidang pariwisata, termasuk di dalamnya para awak media. “Setelah terbentuk, ITJA akan dideklarasikan bertepatan dengan event Bandung Award 2017 nanti,” tandasnya. ***

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *